Kamis, 19 Desember 2013

Kecewa Berbalut senyum

Pagi ini sahabatku sekaligus rekan kantorku menyambutku seperti biasa menyambutku dengan senyumnya, dan beberapa menit kemudian dia menghampiri meja kerjaku, dan tiba-tiba membisikkan dukanya seketika air matanya menetes dan tersengguk menceritakan maslah rumah tangganya, sebgai seorang sahabt aq hanya bisa memberi saran sebisaku dan mengucapkan kata sabar, gak tau mau comment apa...

Buatku dia wanita yang kuat bisa tersenyum dikala kecewa, bisa menyembunyikan tangisnya dengan senyum tulusnya, jujur aku iri dengan ketegarannya,, Jujur saat dia menceritakan masalahnya saat itu aku juga mengalami maslah yang cukup berat buatku, yaitu kegagalan rencana pernikahanku, tapi setelah mendengar keluhnya tentang rumah tangganya aku tersadar apalah arti kekecewaanku dibandingkan dengannya, mungkin Allah punya rencana yang lebih indah yang akan menjauhkan ku dari penyesalan dan kekecewaan yang tak berujung.....

Kebanyakan dari mereka kalau ada maslah sellu memilihku sebagai ladang menumpahkan semuanya, dan anehnya lagi aku sllu bisa membuat mereka jauh lebih baik setelah dger masukan dari aku, sedangkan aku sendiri setiap ada maslah tak mampu bercerita kepada mereka aku hanya bisa menyimpannya sendiri dan mengadukannya kepada Rabb_Nya....

Rumput tetangga selllu kelihatan lebih hijau, dan gk selamanya apa yang kita lihat sesuai sama keadaan yang sebenarnya, kadang senyum bisa menutupi masalah yang sedang kita hadapi, tapi hanya sang pemilik senyum yang tau bagaimana sebnarnya suasana hatinya saat itu

Kadang adakalanya kita harus tetap tersenyum demi orang yang bahagia melihat kita tersenyum, karna ada sebagian dari mereka yang hanya melihat kita senyum cukup membuatnya bahagia, dan sebaliknya bila kau tampakkan dukamu akan ada seseorang yang jauh lebih berduka,,, 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar