Jumat, 27 Maret 2015

Surat Cinta Buat Sahabatku...


                                                                                                                                    Rabu, 25 Maret 2015
Untukmu sahabatku…
Assalamu’alaikum…wr.wb
Semoga saat kamu membuka dan membaca surat ini suasana hatimu masih selalu dirundung suka cita Amin….
Aku mengenalmu entah kapan, dan entah kapan pula cerita persahbatan kita dimulai, tapi entah kapanpun itu aku hanya tau hingga detik ini kamu masih tetap sahabatku dan berharap tidak akan berakhir hingga detik kapanpun itu.
Terima kasih untukmu telah memberikan aku sebuah pershabatan yang tulus dan luar biasa…Terima kasih untukmu yang tak pernah bosan mendengar semua cerita tentangku, entah itu  cerita tentang rekan kerja, cinta, keluarga dan tentang segala hal lainnya, dan terima kasih untukmu  karna kau tidak keberatan menghabiskan waktu untuk menemaniku berbicra tentang itu semua meski sering kali aku selalu mengulang cerita yang sama tapi tak pernah sekalipun aku dengar kau mengeluh dan bosan mendengarkanku…
Denganmu aku tak canggung mengeluarkan tangisku karna duka saat aku merasa takdir tak berpihak dan kejam terhadapku, dan saat itu pula kau slalu mampu membuatku tenang dan melihat setiap sisi baik dibalik kejadian yang menimpaku meskipun kata-kata yang kau keluarkan terlalu sering aku dengar, dan hanya kamu yang tahu dibalik senyum dan wajah yang tampak baik-baik saja sebenarnya aku menangis hebat dan terbalut kecewa.
Persahabatan kita memang bukanlah tanpa cela, kita pernah berselish paham dan sering punya  pendapat  yang berbeda, dan sering kali sikap keras kepalaku membuat kamu sakit hati dan kecewa tapi  kamu tidak pernah lelah berusaha untuk tetap berlapang dada dan memaklumi sikapku namun  tak satupun alasan itu membuatmu meninggalkanku.
Jika suatu saat nanti moment bahagia dalam hidup menyapaku namamulah yang pertama aku ingat untuk berbagi sukaku menceritakan betapa bahagianya aku… dan kamu adalah orang pertama yang aku hubungi ketika sedih dan kecewa melandaku itu karena aku tau kau slalu siap menyambutku dengan tangan terbuka dalam kondisi apapun diriku.
Aku berharap jika suatu saat kita punya kehidpan masing-masing kamu masih tetap mau mengingatku, mengingat semua tentang kita meski mungkin waktu tidak berpihak lagi pada kita untuk membawa kita pada suasana dimana kita bisa bersama seperti saat ini, dan aku juga berharap ada satu waktu mempertemukan kita agar kita bisa berbagi cerita tentang belahan jiwa yang pada akhirnya kita temukan yang selalu menjadi rahasia Allah yang slama ini membuat kita penasaran dan tentang bagaimana lucu dan menggemaskan serta membanggakannya anak-anak kita.
Sekedar tulisan ini yang bisa jadi bukti seberapa penting pershabatan kita buatku dan betapa bersyukurnya aku pernah memiliki sahabat sepertimu, meski kata-katanya  terkesan sederhana dan kalimat-kalimat yang tersusun tak tampak luar biasa dan beberapa bait kalimat hasil copy paste tapi aku mengetiknya dengan perasaan haru dan tetesan air mata sambil mengingat perjalanan cerita persahabat kita dan menginggat tentang hari esok yang tidak lagi berpihak pada kebersamaan kita tapi mau tidak mau suka tidak suka itu adalah sknario yang ditulis Allah buat kita dan kita harus tetap yakin seknario yang dibuat Allah pasti selalu indah pada akhirnya.
Sahabat maafkan aku belum mampu memberikan apa yang kau inginkan, meski aku tau apa yang kau inginkan telah tersampaikan dari seseorang yang jauh lebih special, tapi pershabatan kita tak layak dihargai oleh materi, bagiku tak ada puncak yang lebih tinggi dari harga persahabatan kita selain meneyebut namau dihadapan_Nya meminta agar kamu selalu diberikan yang terbaik disegala hal….
                 Dari Aku…Sahabat yang selalu bersykur mengenalmu… .

Selasa, 10 Maret 2015

Jodoh dan Study

Assalamu'alaikm wr.wb...
Lama tak bersua banyak hal yang berubah dan semua itu karena masalah waktu... entah perubahan yang terencana maupun paksaan dari takdir yang di tulis Allah buat kita yang mau tidak mau suka tidak suka perubahan itu harus kita lalui dengan lapang dada yaa... 
Dalam diri saya pribadi ada banyak perubahan yang sebelumnya tidak pernah aku banyangknya.
diusia saya yang saat ini memikirkan saatnya berumah tangga dan mencari pendamping hidup yang cocok tiba-tiba saja mengambil keputusan untuk ambil S1 di Universitas Ekonomi Swasta didaerahku...
entah apa yang terjadi padaku sehingga yang terfikir saat itu olehku adalah mekanjutkan study yang tanpa pernah terlintas sedikitpun tentang hal itu dan semua terjadi secara spontan dan kebetulan keluarga dan orang-orang  skitar sangatlah mendukung keputsanku dan Alhamdullah dalam waktu instan semua proses masuk perguruan tinggi berjalan dengan lancar,
Ya saat ini aku adalah seorang Mahasiswi Ekonomi, seprti angan-anagkanku sejak baru lulus dari  SMK 7 tahun lalu  dan sekarang aku bisa tau apa itu ospek, apa itu quis dan kegiatan kampus lainnya yang dulu hanya aku dengar dari cerita2 temanku dan dari artikel2 yang selalu aku baca,, dan aku dihadapkan lagi pada tugas-tugas,   meskipun bisa dibilang sudah telat menjadi seoarng mahasiswi semester awal tapi bagiku lebih baik telat daripada tidak sama sekali, dan tak pernah terfikir olehku  gelar yang aku punya nanti akan menjamin kalau aku akan mendpatkan gaji yang tinggi dikantor dan mendpatkan pekerjaan yang jauh lebih baik tapi setidaknya kelak anak-anakku akan bangga kalau ibunya adalah seorang sarjana, seorang wanita yang cerdas dan pernah mengecam pendidikan....
Melanjutkan kuliah bukan berarti menunda pernikahan, apabila dalam perjalanan studyku jodoh ku telah datang tak akan kubiarkan kuliah menghalnginya atau membuatnya tertunda, bagiku kuliah bukanlah penghalang untuk berumah tangga, banyak juga mahasiswa yang sudah berumah tangga tapi masih tetap bisa melanjutkan studynya....
Dengan melanjutkan study setidaknya aku punya kegiatan positif dlam menanti jodohku mempunyai kesempatan untuk memperbaiki diri dengan kualitas yang baik dalam menunggu calon imam yang disiapkan Allah buatku...