Ini adalah pengalaman pertamaku berkunjung ke sembalun daerah terjauh yang pernah aku kunjungi di pulau lombok , Semabalun salah satu tempat yang sangad ingin aku kunjungi sejak beberapa tahun lalu, dan baru kesampean tepat 17 Agustus 2013 kmren, dengan modal nekad aku teruskan niat agar bisa berkunjung kesana, meski ada larangan keras dari pihak keluarga akupun tetap tak perduli, aku sempat pesimis untuk bisa sampai disana secara qt gk tau rute kesana cuma modal nanya aja.....
Dari jalan menuju keindahan puncak aku belajar memaknai hidup, untuk menuju sesuatu yang indah emang butuh perjuangan dan pengorbanan extra, Perjalanan menuju kesana pun begitu.... tanjakan yang lebih dari cukup banyak harus terlewati, namun lewat tanjakan-tanjakan suram itu ada keindahan yang luar biasa menanti, keindahan yang menyejukkan mata dan mendamaikan hati, yang sangat jauh dari polusi kota.
Di salah satu tanjakan tertinggi disana aku sempat tergelincir sampai kakiku bekak, tapi syukurlah ada orang-orang baik yg rela menolongku saat itu, sumpah terkesan banget sama mereka yang kompak nolongin aku orang asing yang gk dikenal, sayangnya aku blom sempat kenalan ma mereka, berharap suatu saat takdir bisa mempertemukan aku dengan mereka kembali....
Perjalanana menuju kesana dari Mataram butuh waktu kurang lebih lima jam, itu kalau pake sepeda motor, kami star jam 7 pagi sampai sana jam 11 siang , perjalanan yang cukup menakjubkan buatku, Sesampainya di bukit yang terlintas di otakku cuma jeprat-jepret sana-sini, pokoknya narsis abis, bukan cuma aku aja yang narsis tapi hampir semua pengunjung disna cewek/cowok cuma sibuk jeprat-jepret, saat itu cuacanya ckup panas namun hawanya dingin sangad,
Setelah puas-puasin diri jeprat-jepret aku dkk beranjak turun mencari rumah kerabat temanku untuk singgah dan numpang shlat, ternyata di tengah-tengah bukit curam itu ada juga pemukiman warga bahkan disana ada masjid yang sangad unik mirip bangunan-bangunan di film kartun gto
Aku dkk disambut hangat oleh keluarga ida teman yang baru saja aku kenal, ida pun mengajakku kekbun strowberry yang ada dket dari rumahnya, disana aku dkk puas-puasin makan strwbery, aku yang awalnya paling enek makan buah tersebut mendadak jadi suka banget sumapah rasanya beda banged sma strowberry yang dijual di daerah perkotaan, mungkin karna faktor cuaca ato apalah yang jelas strowberry yang aku makan di sembalun rasanya jauh lebih enak dibanding yang di kota, meskipun buahnya masuh agaka ijo-ijoan tapi tetep aja enak.
Setelah selesai shlat asar aku dkk bergegas pulang sekitar jam 4, kita melewati kawasan bayan lombok utara, Ternyata jarak tempuk perjalanan pulang dari lombok uatara ke mataram makan waktu 7 jam, Lebih jauh, lebih curam dan sangad menakutkan, Tapi aku coba untuk menikmati semua itu, perjalan hari itu adalah pengalaman sangad berharga, anggeplah saat itu aku lagi keliling lombok, dari Mataram-Narmada-Loteng-Lotim-Klu-Mataram.....
Perjalanan panjang yang melelahkan itu tidak membuatku jera untuk bisa berkunjung kesana lagi suatu saat nanti, kalau bisa harus nginep, sekalipun disana gak da kerabat kita bisa nginep dirumah penginapan yang khususu disewakan warga setempat, dan bisa juga kita buat tenda di area perkemahan....
SEMBALAUN I'M COME BACK.....





Tidak ada komentar:
Posting Komentar