Sebelum aku
bertemu denganmu aku merasa kalau gadis sepertiku hanya bisa bahagia dan
dicintai sepenuh hati Cuma hanya dalam mimpi, tapi kehadiranmu menjawab semua
mimpiku, aku bahagia mengenalmu,aku bahagia mencintaimu dan aku sangad bahagia saat
aku tau kau juga mencintaiku, kamu mewujudkan semua mimpi indahku tentang
cinta, bersamamu aku bisa tersenyum disaat aku sedang menangis, dan kau berikan
ketenangan di tengah rasa takutku, dan suset terindah yang pernah aku lihat
adalah saat aku bersamamu, ramadhan paling berkesan yang pernah aku lewati
adalah saat kamu disampingku, berbuka puasa paling nikmat adalah saat aku bersamamu,
semua itu terasa nikmat meskipun cuma sepotong jagung bakar dan sebotol teh
manis, tapi itu lebih dari apa yang aku inginkan, dan magrib yang tak
terlupakan adalah saat pertama aku bisa menjadi makmum dalam shalatmu, Tapi
kenapa kebahagiaan itu berakhir dengan cucuran air mata dan meninggalkan rasa
perih dihati, kenapa kebahagiaan itu berakhir disaat aku merasa menemukan
pangeranku, disaat aku yakin kalau aku tidak menginginkan pendamping lain
selain dirimu, Kehilanganmu membuat aku merasa kehilangan duniaku, dan aku
berharap apa yang terjadi dalam hidupku adalah sebuah mimpi buruk dan aku ingin
segera bangun dari tidurku, dan sejak saat itu aku selalu terbangun dengan air
mata dipipi, namun aku berusaha kuat didepan mereka yang menyayangiku dan tidak
menginginkan aku menangis,aku berusah slalu tersenyum dan berbaur dengan mereka
seperti biasa, dan perlahan aku coba bangkit dari keterpurukanku, karna aku
yakin aku bisa dan aku yakin ada hikmah dibalik semua itu, Beberapa lama
kemudian salah satu doa terbesar yang
sering aku panjatkan terjawab,yaitu kedua kakakku mendaptkan jodohnya
masing-masing disaat yang bersamaan, disna aku melihat air mata kebhagiaan
terpancar jelas dimata ibuku wanita yang paling aku sayangi, bagi seorang ibu
kebahagiaan yang utama melihat anak gadisnya bersanding dengan orang yang
tepat, dan bahagia itu bukan hanya dirasakan ibuku tapi semua anggota
keluargaku termasuk aku, sempat terlintas dibenakku inikah hikmah dibalik semua
yang terjadi padaku, seberharga itukah kamu sampai-sampai aku harus menukar
kebahagiaan kita dengan kebahagiaan semua anggota keluargaku, aku berusaha
terus bersyukur dengan semua yang terjadi padaku.
Enam tahun sudah
aku tanpamu,menaruh harap dan mencoba memulai mencari sosok sehebat dirimu,
kamu membuatku yakin dengan keajaiban, Malam Purnama saat Ramdhan itu adalah
bukti agung dimana kita sama-sama terjaga disaat mereka lelap dengan tidurnya
aku merasa saat itulah Allah menyentuh hati kita dan menganugrahkan cinta yang
luar biasa untuk saling mencintai karna_Nya, kini Ramadhan akan tiba aku
berharap di Ramdhan ini aku bisa mendapatkan sosokmu yang slama ini aku rindukan,
Tuhanku yang Maha sempurna aku tidak pernah meragukan
takdirmu, kau yang dulu pernah mempertemukan aku dengannya, kau yang hadirkan
rasa cinta dihati kami, dan kau yang mengatur hari-hari indah yang pernah kami
lewati dan kau juga yang memisahkan raga kami Tuhanku …. Jika boleh aku meminta
berikan aku kebahagiaan meskipun tak bersamanya, pertemukan aku dengan sosok
yang baru meskipun tak sehebat dia, dan hadirkan perasaan cinta dihatiku
untuknya meski tak sebesar cinta yang aku rasakan terhadapnya, dan izinkanlah aku dicintai meski tak sedalam dia
mencintaiku,, namun jika takdirku adalah bersamanya berikan hamba kesabran dan
keikhlasan untuk menunggu saat itu tiba.
Janji kita “ Selama bintang masih bersinar dan selama
nafas masih berhembus Cinta kita akan
tetap abadi”
Ayah Sayang Bunda _ Bunda Sayang Ayah
=>FOREVER <=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar