Minggu, 09 Juni 2013

Bersamamu



Sebelum aku bertemu denganmu aku merasa kalau gadis sepertiku hanya bisa bahagia dan dicintai sepenuh hati Cuma hanya dalam mimpi, tapi kehadiranmu menjawab semua mimpiku, aku bahagia mengenalmu,aku bahagia mencintaimu dan aku sangad bahagia saat aku tau kau juga mencintaiku, kamu mewujudkan semua mimpi indahku tentang cinta, bersamamu aku bisa tersenyum disaat aku sedang menangis, dan kau berikan ketenangan di tengah rasa takutku, dan suset terindah yang pernah aku lihat adalah saat aku bersamamu, ramadhan paling berkesan yang pernah aku lewati adalah saat kamu disampingku, berbuka puasa paling nikmat adalah saat aku bersamamu, semua itu terasa nikmat meskipun cuma sepotong jagung bakar dan sebotol teh manis, tapi itu lebih dari apa yang aku inginkan, dan magrib yang tak terlupakan adalah saat pertama aku bisa menjadi makmum dalam shalatmu, Tapi kenapa kebahagiaan itu berakhir dengan cucuran air mata dan meninggalkan rasa perih dihati, kenapa kebahagiaan itu berakhir disaat aku merasa menemukan pangeranku, disaat aku yakin kalau aku tidak menginginkan pendamping lain selain dirimu, Kehilanganmu membuat aku merasa kehilangan duniaku, dan aku berharap apa yang terjadi dalam hidupku adalah sebuah mimpi buruk dan aku ingin segera bangun dari tidurku, dan sejak saat itu aku selalu terbangun dengan air mata dipipi, namun aku berusaha kuat didepan mereka yang menyayangiku dan tidak menginginkan aku menangis,aku berusah slalu tersenyum dan berbaur dengan mereka seperti biasa, dan perlahan aku coba bangkit dari keterpurukanku, karna aku yakin aku bisa dan aku yakin ada hikmah dibalik semua itu, Beberapa lama kemudian  salah satu doa terbesar yang sering aku panjatkan terjawab,yaitu kedua kakakku mendaptkan jodohnya masing-masing disaat yang bersamaan, disna aku melihat air mata kebhagiaan terpancar jelas dimata ibuku wanita yang paling aku sayangi, bagi seorang ibu kebahagiaan yang utama melihat anak gadisnya bersanding dengan orang yang tepat, dan bahagia itu bukan hanya dirasakan ibuku tapi semua anggota keluargaku termasuk aku, sempat terlintas dibenakku inikah hikmah dibalik semua yang terjadi padaku, seberharga itukah kamu sampai-sampai aku harus menukar kebahagiaan kita dengan kebahagiaan semua anggota keluargaku, aku berusaha terus bersyukur dengan semua yang terjadi padaku.
Enam tahun sudah aku tanpamu,menaruh harap dan mencoba memulai mencari sosok sehebat dirimu, kamu membuatku yakin dengan keajaiban, Malam Purnama saat Ramdhan itu adalah bukti agung dimana kita sama-sama terjaga disaat mereka lelap dengan tidurnya aku merasa saat itulah Allah menyentuh hati kita dan menganugrahkan cinta yang luar biasa untuk saling mencintai karna_Nya, kini Ramadhan akan tiba aku berharap di Ramdhan ini aku bisa mendapatkan sosokmu yang slama ini aku rindukan,
Tuhanku  yang Maha sempurna aku tidak pernah meragukan takdirmu, kau yang dulu pernah mempertemukan aku dengannya, kau yang hadirkan rasa cinta dihati kami, dan kau yang mengatur hari-hari indah yang pernah kami lewati dan kau juga yang memisahkan raga kami Tuhanku …. Jika boleh aku meminta berikan aku kebahagiaan meskipun tak bersamanya, pertemukan aku dengan sosok yang baru meskipun tak sehebat dia, dan hadirkan perasaan cinta dihatiku untuknya meski tak sebesar cinta yang aku rasakan terhadapnya, dan  izinkanlah aku dicintai meski tak sedalam dia mencintaiku,, namun jika takdirku adalah bersamanya berikan hamba kesabran dan keikhlasan untuk menunggu saat itu tiba.

Janji kita “ Selama bintang masih bersinar dan selama nafas masih berhembus Cinta kita akan
     tetap abadi”
 Ayah Sayang Bunda _ Bunda Sayang Ayah =>FOREVER <=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar